Skip to content

Sertifikasi Software Engineering 101

Dapatkan informasi terlengkap tentang sertifikasi software engineering & macam-macam sertifikasi yang bisa kamu ikuti, di sini!

Apa itu Sertifikasi Software Engineering?

Sertifikasi software engineering adalah dokumen yang menyatakan individu memiliki kemampuan untuk melakukan pekerjaan di bidang software engineering.

Sertifikasi umumnya dikeluarkan oleh lembaga resmi guna membuktikan individu telah dilatih dan dididik secara kompeten di bidang software engineering, sehingga layak dipekerjakan di industri.

Sertifikat memudahkan kamu mendapatkan pekerjaan dan menggapai karir impian. Alasannya karena sertifikasi menawarkan jaminan kompetensi dan kemampuan profesional individu yang memberikan penilaian lebih di mata recruiter.

Ingin ikut program yang lebih dari sertifikasi?

Di RevoU, tidak hanya teori, studi kasus dan portfolio projects, serta career coaching. Kamu juga mendapatkan akses ke Community Hub dengan 12.500+ member. Di sini, kamu akan selalu ter-update informasi seputar job openings, industry news, dan upskilling events!

DAFTAR SEKARANG

Manfaat Sertifikat Software Engineering

Berikut beberapa manfaat ketika kamu mendapat sertifikat software engineering:

Mengembangkan keterampilan dan karir

Adanya sertifikat membuktikan bahwa kamu memiliki kompetensi sebagai software engineer. Peluang berkarir semakin besar karena recruiter menilai kamu sebagai individu yang siap ditempatkan di industri profesional.

Terlihat lebih menonjol

Saat ini, pasar kerja semakin kompetitif. Ketika perusahaan membuka lowongan software engineer, kemungkinan banyak pelamar punya skill yang sama-sama mumpuni. Memiliki sertifikat memungkinkan kamu terlihat lebih menonjol dibanding kandidat lain.

Meningkatkan kredibilitas dan kepercayaan

Menulis skill di CV saja belum cukup meyakinkan recruiter. Dengan sertifikat software engineering, keterampilan dan pengetahuanmu bisa dipertanggungjawabkan. Sertifikat membantu meningkatkan kepercayaan recruiter terhadap keahlianmu.

Investasi bagi diri sendiri

Mengikuti sertifikasi adalah bagian dari investasi ilmu pengetahuan untuk diri sendiri. Tidak ada belajar yang sia-sia. Mengikuti sertifikasi membuat kamu mendapatkan banyak ilmu pengetahuan, keterampilan, hingga networking.

Meningkatkan peluang gaji lebih tinggi

Saat kamu sudah berhasil terjun sebagai software engineer profesional, mengikuti sertifikasi membantu meningkatkan promosi dan jabatan di perusahaan. Tidak menutup kemungkinan perusahaan bersedia menawarkan gaji lebih tinggi.

Menambah value di CV dan portofolio

Ketika mencantumkan sertifikat software engineering di CV-mu, recruiter menilainya sebagai poin tambahan yang layak dipertimbangkan karena kamu telah memiliki bukti keterampilan sebagai software engineer.

Jadi, apakah sertifikat dapat membantu untuk mendapatkan pekerjaan?

Singkatnya, ya. Sertifikat software engineering membantu kamu dalam mendapatkan pekerjaan impian. CompTIA mendapatkan data: 98% HR profesional menggunakan sertifikasi untuk mengonfirmasi pengetahuan kandidat, dan 97% menggunakannya untuk membedakan kandidat dengan kualifikasi setara. Ini dia kata professional career coach:

"Punya sertifikat tentunya akan lebih efektif dibandingkan dengan kandidat lainnya yah. Kalian bisa lebih dilirik karena punya sertifikat yang tidak mudah untuk didapatkan (dimana butuh konsistensi dan komitmen yang cukup tinggi). Mungkin dari skala 1-5, efektivitasnya ada di angka 4 hingga 4,5. Tinggal didukung dengan kinerja dan hasil portofolio kalian saja."

"Dalam proses pencarian kerja yang dihadapi oleh pencari kerja, terdapat beberapa faktor yang dapat menentukan tingkat kesuksesan individu dalam mendapatkan karier yang diimpikan. Memiliki sertifikat dapat menjadi salah satu kunci yang mengakselerasi proses tersebut. Lewat sertifikat, memiliki point plus yang lebih banyak dari kandidat pesaing merupakan celah kesempatan yang harus dieksplorasi."

Pilihan Sertifikasi Software Engineering

Berikut beberapa program sertifikasi software engineering yang bisa kamu ikuti:

1. FreeCodeCamp

FreeCodeCamp

Memiliki berbagai pilihan sertifikasi: responsive web design, Javascript algorithms and data structures, data visualization, relational database, dan information security.

Setiap sertifikasi rata-rata membutuhkan sekitar 300 jam. Terdapat 5 project wajib. Kelas online dalam bahasa Inggris dan gratis.

Kunjungi →

2. AWS Educate

Amazon Web Services

Menyediakan banyak pilihan kelas: DevOps engineer, developer, SysOps administrator, dan advanced networking. Kelas dipisahkan berdasarkan pengalaman (associate, professional, speciality).

Panduan ujian, contoh soal, dan digital training gratis. Ujian sertifikasi resmi berbayar sesuai pilihan kelas.

Kunjungi →

3. IBM oleh EdX

EdX

IBM menyediakan sertifikasi DevOps dan Software Engineering secara intensif dalam waktu 1 tahun 1 bulan (7-9 jam per minggu).

Kelas berbayar dengan biaya sekitar Rp13.000.000. Sertifikasi online dalam bahasa Inggris.

Kunjungi →

4. Coursera

Coursera

Bekerja sama dengan institusi dan universitas besar. Kamu bisa memilih sertifikasi berdasarkan kurikulum, kebutuhan, dan penyelenggara yang sudah kredibel.

Kelas umumnya 1-9 bulan dalam bahasa Inggris.

Kunjungi →

5. RevoU Mini-Course Software Engineering

RevoU

Program mini-course gratis dan bersertifikat. Mempelajari dasar-dasar software engineering dengan instruktur berpengalaman. Kelas berlangsung dalam bahasa Indonesia selama 4 hari.

Kunjungi →

6. RevoU Full-Stack Software Engineering

RevoU

Kelas intensif selama 6-9 bulan. Materi selama 6 bulan + career coaching di 3 bulan berikutnya. Kurikulum 100% LIVE secara online (150+ jam!) langsung oleh praktisi.

Materi mencakup dasar-dasar web development, front-end design, computer programming, back-end development, dan lainnya. Fasilitas termasuk mentor, career support, dan akses Community Hub dengan 6000+ member.

Kunjungi →

Bagaimana Cara Mendapatkan Sertifikasi Software Engineering?

Berikut langkah-langkah untuk mendapatkan sertifikasi software engineering:

Step 1: Tentukan niat, tujuan, dan motivasi +

Perjalanan dalam mengikuti sertifikasi bukanlah hal mudah. Diperlukan niat dan motivasi besar untuk memulainya. Kamu harus konsisten dalam mengikuti kelas, mengerjakan tugas, dan project yang diberikan.

Ingatlah bahwa sertifikasi adalah kesempatan emas untuk belajar hal-hal baru dan mengasah keterampilan. Jadikan sertifikasi sebagai rencana pengembangan karir yang menjanjikan.

Step 2: Tentukan pilihan sertifikasi +

Pertimbangkan pertanyaan-pertanyaan berikut:

  • Keterampilan apa yang ingin kamu asah dan kembangkan?
  • Apa tujuanmu mengikuti sertifikasi?
  • Format kelas seperti apa yang kamu inginkan?
  • Opsi pembayaran seperti apa yang kamu inginkan?

Cari penyelenggara yang terakreditasi melalui review di Google Reviews dan Switch Up. Cari tahu kurikulum sertifikasi, cek instruktur, cek alumni, ketahui career service yang ditawarkan, dan cek format kelas.

Step 3: Daftar dan ikuti kelas +

Jika sudah menentukan sertifikasi yang tepat, lakukan pendaftaran di website penyelenggara. Periksa proses pendaftaran yang harus kamu lalui.

Setelah submit formulir, kamu akan diundang mengikuti berbagai proses, mulai dari tes tertulis, video call, hingga pengumuman.

Program sertifikasi dimulai dengan memberikan materi relevan. Lamanya waktu bervariasi, bisa beberapa hari, minggu, bahkan bulan tergantung pada intensitas sertifikasi yang kamu ikuti.

FAQ

Apakah sertifikasi software engineering worth it? +

Ya, sertifikasi worth it untuk diikuti jika kamu benar-benar ingin terjun dan mengembangkan karir di bidang software engineering. Tingginya gap antara pendidikan formal dan dunia kerja membuat seseorang perlu mengikuti sertifikasi. Kamu akan dilatih dan disiapkan sebagai individu yang siap memasuki pasar kerja.

Software engineer harus lulusan apa? +

Sertifikasi software engineering tidak memiliki kriteria khusus untuk jurusan kuliah. Kamu bisa mengikuti sertifikasi bahkan menjadi software engineer walaupun tidak berasal dari jurusan kuliah yang relevan. Sertifikasi tepat diikuti jika kamu ingin switch career ke dunia software engineering.

Apakah bisa belajar software engineer otodidak? +

Meski belajar bisa dilakukan secara otodidak, individu sering kesulitan menentukan materi yang harus dipelajari. Dalam sertifikasi, ada kurikulum yang akan memandumu selama proses mempelajari materi software engineering. Sertifikasi juga menghindari bias pembelajaran dan kamu dapat bertanya langsung kepada instruktur.

Siapa yang membutuhkan sertifikasi software engineer? +

Sertifikasi dibutuhkan siapa pun yang memiliki keinginan belajar dan mengembangkan skill di bidang software engineering. Utamanya cocok untuk:

  • Fresh graduates - yang berkeinginan memantapkan karir sebagai software engineer
  • Career switchers - yang ingin berpindah karir ke software engineering
  • Software dan IT enthusiast - yang ingin menyelami dunia software engineering lebih baik

Ingin yang lebih dari sekedar sertifikasi?

Kembangkan diri dan raih karir impianmu bersama RevoU, partner di sepanjang perjalanan karir mu!

DAFTAR SEKARANG

Want to train your team with us?

100+ organizations already do so

Telkomsel
BCA
Bank Mandiri
Bank Indonesia
Indosat
Pertamina
Kemenkes
Unilever
and More Organizations
See our business solutions